Tinjau Huntap di Tapanuli Utara, Menteri PKP Soroti Lambatnya Progres Pembangunan

Tinjau Huntap di Tapanuli Utara, Menteri PKP Soroti Lambatnya Progres PembangunanDUNIAMEDAN.COM

TAPANULI – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara pada Kamis, 26 Maret 2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana.

Dalam peninjauan tersebut, Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara menyampaikan kekecewaannya terhadap progres pembangunan yang dinilai berjalan lambat. Ia menilai capaian di lapangan belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah.

Program pembangunan huntap ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Pemerintah menargetkan hunian layak bagi masyarakat terdampak dapat segera diselesaikan agar mereka bisa kembali hidup normal.

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan adanya keterlambatan signifikan. Beberapa unit rumah yang seharusnya sudah rampung masih dalam tahap pengerjaan.

Ara menegaskan bahwa keterlambatan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk segera melakukan percepatan pembangunan.

Menurutnya, hunian tetap merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat korban bencana. Oleh karena itu, penyelesaian proyek harus menjadi prioritas utama.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP juga berdialog dengan sejumlah pihak pelaksana proyek. Ia meminta penjelasan terkait kendala yang dihadapi di lapangan.

Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab keterlambatan antara lain masalah teknis, distribusi material, serta koordinasi antar pihak. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Ara menekankan pentingnya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat, daerah, dan kontraktor pelaksana. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar kualitas pembangunan tetap dijaga. Percepatan tidak boleh mengorbankan standar keamanan dan kelayakan bangunan.

Masyarakat korban bencana yang masih menunggu kepastian hunian tetap menjadi perhatian utama. Mereka diharapkan segera dapat menempati rumah yang aman dan layak huni.

Kunjungan ini juga menjadi bentuk pengawasan langsung dari pemerintah pusat terhadap proyek strategis nasional di daerah. Evaluasi dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.

Ara menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan pembangunan huntap di wilayah tersebut. Jika diperlukan, langkah tegas akan diambil untuk mengatasi hambatan.

Pemerintah berharap percepatan pembangunan dapat segera terealisasi dalam waktu dekat. Dengan demikian, masyarakat terdampak dapat segera merasakan manfaat dari program ini.

Melalui peninjauan ini, diharapkan seluruh pihak dapat meningkatkan komitmen dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pembangunan huntap. Keberhasilan program ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana secara menyeluruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *