Bobby Nasution Sambangi Kejati Sumut, Perkuat Sinergi Jelang Pembangunan Sumut 2027

“Kunjungan ke Kejati Sumut membahas penguatan koordinasi dan kolaborasi untuk mendukung pembangunan daerah.”

SUMUT – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, terus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut. Penguatan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejati Sumut di Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution Nomor 1 C, Medan, pada Selasa (13/10/2026). Kunjungan itu disambut hangat oleh jajaran pimpinan Kejati Sumut. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh semangat kebersamaan. Kolaborasi kedua lembaga tersebut diharapkan semakin mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Sumut pada tahun 2027.

Dalam kesempatan itu, Bobby menjelaskan bahwa kunjungan tersebut memiliki beberapa tujuan utama bagi pemerintah provinsi. Tujuan pertama ialah memperkuat kolaborasi antara Pemprov Sumut dan Kejati Sumut dalam menjalankan tugas masing-masing. Selain itu, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan pembangunan sepanjang tahun 2026. Hasil evaluasi itu dinilai penting sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun langkah pembangunan ke depan. Bobby menyebutkan bahwa pembahasan mengenai pembangunan Sumut tahun 2027 juga menjadi agenda dalam pertemuan tersebut.

Bobby menyampaikan apresiasi kepada Kejati Sumut yang selama ini telah membangun sinergi yang baik dengan Pemprov Sumut. Menurutnya, dukungan kejaksaan sangat berarti dalam membantu pemerintah daerah menjalankan roda pemerintahan. Ia menilai berbagai gebrakan yang dilakukan Kejaksaan sudah luar biasa dan patut diapresiasi. Bobby berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang. Penguatan tersebut diyakini akan memperkokoh kedua instansi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Bobby juga berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat internal Pemprov Sumut dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pendampingan dan dukungan dari kejaksaan dinilai dapat membantu pemerintah daerah bekerja lebih cermat dan akuntabel. Sinergi yang baik antarlembaga dipandang menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan begitu, program pembangunan diharapkan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Harapan tersebut disampaikan Bobby di hadapan jajaran Kejati Sumut yang hadir.

Salah satu bentuk kolaborasi yang telah terjalin antara kedua lembaga adalah program Jaksa Sahabat Pendidik. Program yang digagas Kejati Sumut tersebut bertujuan memberikan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru. Pendampingan itu mencakup berbagai aspek dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan. Melalui program tersebut, para pendidik diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam menjalankan tugasnya. Program ini dinilai selaras dengan upaya Pemprov Sumut dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Dalam rangkaian kunjungan itu, Bobby turut meninjau pembangunan gedung baru Kejati Sumut. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan yang sedang berjalan. Kepala Kejati Sumut, Muhibuddin, menjelaskan bahwa pembangunan struktur gedung tersebut mendapat bantuan dari Pemprov Sumut. Bantuan itu dinilai sangat membantu kelancaran pembangunan fasilitas yang akan menunjang kinerja kejaksaan. Muhibuddin menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan pemerintah provinsi.

Muhibuddin mengungkapkan bahwa struktur gedung tersebut telah selesai dibangun. Pihaknya menargetkan proses finalisasi pembangunan dapat diselesaikan pada tahun depan. Ia menyampaikan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai dengan dukungan berbagai pihak. Gedung baru itu diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para jaksa dan pegawai dalam bekerja. Selain itu, keberadaan gedung yang representatif diharapkan turut meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bobby didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumut. Mereka adalah Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Tanjung. Turut hadir pula sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah provinsi dalam mempererat hubungan dengan kejaksaan. Mereka diterima langsung oleh jajaran Kejati Sumut yang turut hadir dalam pertemuan itu.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk menyamakan langkah dalam menghadapi tahun anggaran mendatang. Evaluasi pembangunan tahun 2026 diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi perencanaan program pada tahun 2027. Pemprov Sumut dan Kejati Sumut sama-sama menyatakan komitmen untuk terus menjaga komunikasi yang baik. Komunikasi yang terbuka dinilai penting agar setiap kendala dalam pelaksanaan program dapat diselesaikan dengan cepat. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan di Sumut dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.

Melalui penguatan kolaborasi ini, Pemprov Sumut dan Kejati Sumut berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Utara. Sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan penegak hukum diyakini mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif. Berbagai program pembangunan yang telah dan akan dijalankan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ke depan, kerja sama yang telah terjalin diharapkan terus berlanjut dan semakin erat. Dengan dukungan semua pihak, pembangunan Sumut tahun 2027 diharapkan dapat berjalan lancar dan membawa kemajuan bagi daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *