
KOTA MEDAN – Pemerintah Kota Medan menggelar kegiatan pasar murah dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan. Pasar murah tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda di Kota Medan. Pelaksanaan berlangsung selama lima hari berturut-turut. Program ini menjadi bagian dari upaya pengendalian harga pangan.
Pasar murah dijadwalkan berlangsung mulai 9 hingga 13 Februari 2026. Selama periode tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Komoditas yang dijual meliputi bahan pangan utama. Harga yang ditawarkan berada di bawah harga pasar. Antusiasme masyarakat diperkirakan cukup tinggi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, menyampaikan tujuan kegiatan ini. Menurutnya, pasar murah dihadirkan untuk membantu masyarakat yang akan merayakan Imlek. Pemerintah ingin memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga. Selain itu, stabilitas harga menjadi perhatian utama. Program ini diharapkan meringankan beban masyarakat.
Dua lokasi pasar murah dipilih dengan mempertimbangkan aksesibilitas masyarakat. Lokasi tersebut dinilai strategis dan mudah dijangkau. Pemerintah berharap masyarakat dari berbagai kalangan dapat memanfaatkannya. Pelaksanaan di dua titik juga untuk menghindari penumpukan pengunjung. Pengaturan lokasi dilakukan secara terencana.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan pasar murah ini. Komoditas tersebut antara lain beras, gula, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya. Seluruh barang dipastikan memiliki kualitas yang layak konsumsi. Pemerintah bekerja sama dengan distributor dan pelaku usaha. Harga yang ditetapkan telah melalui perhitungan.
Pasar murah ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Menjelang hari besar keagamaan, permintaan bahan pangan biasanya meningkat. Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga. Melalui pasar murah, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan pasar. Langkah ini dilakukan secara preventif.
Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM lokal. Produk-produk UMKM turut dipasarkan dalam kegiatan tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi lokal. Pemerintah ingin UMKM tetap berdaya di tengah dinamika pasar. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha terus diperkuat.
Citra Effendi Capah menambahkan, pasar murah terbuka untuk seluruh masyarakat. Tidak ada syarat khusus bagi pengunjung. Masyarakat cukup datang ke lokasi yang telah ditentukan. Pembelian dilakukan sesuai kebutuhan. Pemerintah mengimbau agar tidak melakukan pembelian berlebihan.
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Pemkot Medan menyiapkan petugas di lokasi. Petugas bertugas mengatur alur pengunjung dan distribusi barang. Pengawasan dilakukan agar harga tetap sesuai ketentuan. Protokol ketertiban tetap diterapkan. Kenyamanan pengunjung menjadi prioritas.
Pasar murah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin. Program ini dinilai membantu ekonomi rumah tangga. Terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Pemerintah mencatat masukan tersebut sebagai bahan evaluasi.
Pemerintah Kota Medan menilai pasar murah sebagai solusi jangka pendek. Langkah ini efektif meredam gejolak harga menjelang hari besar. Namun, upaya jangka panjang tetap diperlukan. Stabilitas pasokan menjadi kunci utama. Koordinasi dengan daerah penghasil terus dilakukan.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Medan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Kerja sama melibatkan distributor, Bulog, dan pelaku usaha. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan stok. Distribusi barang diatur secara merata. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran kegiatan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai dapat membantu menjaga stabilitas harga. Kepanikan justru dapat memicu lonjakan harga. Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan. Informasi disampaikan secara terbuka.
Pasar murah menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Program ini menunjukkan komitmen Pemkot Medan dalam menjaga kesejahteraan warga. Terutama pada momentum hari besar keagamaan. Pemerintah berupaya hadir dengan solusi konkret. Langkah ini mendapat apresiasi.
Selain bahan pangan, beberapa kebutuhan pendukung perayaan Imlek juga tersedia. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah ingin memastikan perayaan berjalan lancar. Ketersediaan barang menjadi perhatian. Harga tetap dijaga agar terjangkau.
Evaluasi akan dilakukan setelah kegiatan pasar murah berakhir. Pemerintah akan menilai efektivitas program. Data pengunjung dan penyerapan barang akan dianalisis. Hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan ke depan. Program serupa dapat dikembangkan.
Pemkot Medan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pengendalian harga pangan menjadi agenda prioritas. Pasar murah hanyalah salah satu instrumen. Langkah lain terus disiapkan secara berkelanjutan. Sinergi lintas sektor diperkuat.
Masyarakat diharapkan memanfaatkan pasar murah dengan sebaik-baiknya. Program ini dirancang untuk kepentingan bersama. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Ketertiban dan kedisiplinan menjadi kunci sukses. Pemerintah mengajak semua pihak berperan aktif.
Menjelang Imlek, aktivitas ekonomi di Kota Medan diperkirakan meningkat. Pemerintah berupaya memastikan kondisi tetap kondusif. Pasar murah diharapkan menjadi penyangga harga. Dampak positifnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Stabilitas ekonomi menjadi tujuan utama.
Dengan digelarnya pasar murah, Pemkot Medan berharap perayaan Imlek dapat berlangsung dengan tenang. Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan tanpa beban berlebih. Program ini mencerminkan kepedulian pemerintah daerah. Upaya pengendalian harga terus dilakukan. Kesejahteraan masyarakat tetap menjadi fokus utama.
