
DUNIAMEDAN.COM – Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Kebun Kopi, Marindal I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, pada Senin (13/10/2025) pagi. Insiden ini menghanguskan 10 kios milik warga dan menyebabkan kepanikan di sekitar lokasi.
Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.31 WIB. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kota Medan diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api yang sempat membesar dengan cepat.
Kebakaran diduga berawal dari aktivitas seorang penjual bensin eceran yang sedang melayani pembeli sambil merokok. Api diduga menyambar bensin yang disimpan dalam jeriken, lalu merambat ke kios-kios lain yang berdempetan.
“Menurut warga sekitar, api muncul tiba-tiba dari kios penjual bensin. Tak lama kemudian, kobaran langsung membesar dan menjalar ke kios lain,” ujar Wasno, Kasi Trantib Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, saat ditemui di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka bakar dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Sembiring untuk mendapatkan perawatan intensif. Keduanya merupakan warga sekitar yang sempat berusaha membantu memadamkan api sebelum petugas datang.
Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan karena akses jalan yang sempit dan padat kendaraan. Namun, berkat kerja sama warga dan aparat, jalur akhirnya bisa dibuka agar armada damkar dapat mencapai titik api.
“Api baru benar-benar bisa dikendalikan setelah satu jam lebih. Begitu padam, kami langsung lakukan pendinginan untuk mencegah api muncul lagi,” kata seorang petugas damkar di lokasi.
Warga sekitar tampak histeris melihat kios-kios mereka ludes terbakar. Beberapa di antaranya hanya bisa pasrah menyaksikan barang dagangan dan peralatan usaha habis dilalap api.
“Semua barang habis. Uang kas pun ikut terbakar karena disimpan di dalam kios,” ujar salah satu korban yang kiosnya menjual sembako.
Polisi kini telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran untuk kepentingan penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada kelalaian akibat rokok di dekat bahan bakar yang mudah terbakar.
Kapolsek Patumbak menyebut pihaknya telah mengamankan beberapa saksi mata untuk dimintai keterangan. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti. Namun dugaan awal mengarah ke aktivitas merokok di dekat bensin,” ujarnya.
Selain menyebabkan kerugian material, kebakaran ini juga membuat lalu lintas di sekitar Jalan Kebun Kopi macet total selama proses pemadaman berlangsung. Petugas Satlantas harus melakukan rekayasa lalu lintas sementara.
Pemerintah setempat bersama Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, pakaian, dan tikar kepada korban yang kiosnya terbakar.
“Untuk sementara, kami akan bantu kebutuhan dasar dulu. Setelah itu, baru kita data kerugiannya untuk bantuan lanjutan,” kata Wasno menambahkan.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama saat berjualan bahan mudah terbakar seperti bensin. “Hal kecil seperti rokok bisa berujung pada bencana besar,” tutupnya dengan nada prihatin.
