Korban Bencana di Sumut Terus Bertambah: Total 307 Jiwa Meninggal, Ratusan Masih Hilang

DUNIAMEDAN.COM – Korban Bencana di Sumut Terus Bertambah: Total 307 Jiwa Meninggal, Ratusan Masih Hilang

DUNIAMEDAN.COM – Situasi bencana di Sumatera Utara semakin memprihatinkan seiring terus bertambahnya jumlah korban jiwa akibat banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten dan kota.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mencatat hingga Kamis pagi (4/12/2025), jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 307 orang.

Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, membenarkan angka terbaru tersebut dalam keterangan resminya.

“Per pagi ini sudah 307 orang yang ditemukan meninggal,” ujarnya.

Data terkini tersebut diperoleh dari Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Sumatera Utara.

Selain korban meninggal, jumlah warga yang masih dinyatakan hilang mencapai 167 orang.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di berbagai titik yang sulit dijangkau akibat akses jalan terputus dan medan yang tertutup material longsor.

Upaya pencarian menghadapi tantangan besar karena cuaca yang tidak menentu dan debit air sungai yang masih tinggi.

Di beberapa lokasi, alat berat kesulitan masuk karena kondisi tanah yang labil dan risiko longsor susulan.

BPBD Sumut mengungkapkan bahwa korban luka-luka tercatat sebanyak 646 jiwa.

Mereka tersebar di berbagai tempat pengungsian maupun fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan.

Para korban mengalami berbagai kondisi, mulai dari luka ringan, patah tulang, hingga trauma akibat bencana yang terjadi secara tiba-tiba.

Hingga hari ini, ribuan warga masih bertahan di pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.

Kebutuhan mendesak mencakup makanan siap saji, air bersih, selimut, pakaian, tenda, hingga layanan kesehatan.

Sementara itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan BNPB dan kementerian terkait untuk mempercepat pendistribusian logistik.

Relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan juga mulai berdatangan membantu penanganan darurat.

Sejumlah daerah masih terisolasi karena akses jalan rusak parah akibat banjir bandang dan longsor.

Tim penanggulangan bencana mencoba membuka jalur alternatif sekaligus mengevakuasi warga yang belum sempat keluar dari wilayah terdampak.

BPBD Sumut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi curah hujan tinggi masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Dengan terus bertambahnya jumlah korban, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh proses evakuasi serta pencarian korban berjalan maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *