
DUNIAMEDAN.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 10.51 WIB. Sebuah truk cold diesel jenis Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi BK 8470 EJ dilaporkan menabrak halte di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Datuk Bandar. Insiden tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Peristiwa itu juga terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan tersebut.
Kecelakaan terjadi di salah satu ruas jalan utama yang cukup padat aktivitas kendaraan. Jalan Jenderal Sudirman di Kecamatan Datuk Bandar dikenal sebagai jalur vital yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas masyarakat. Pada saat kejadian, arus lalu lintas dilaporkan dalam kondisi ramai lancar. Tiba-tiba, truk yang melaju dari arah pusat kota oleng dan menghantam halte di tepi jalan. Benturan keras menyebabkan bagian halte mengalami kerusakan cukup parah.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari warga, truk tersebut tampak kehilangan kendali sebelum menabrak bangunan halte. Beberapa saksi mata menyebut kendaraan terlihat melaju dengan kecepatan sedang. Namun, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan gangguan teknis atau kelalaian pengemudi. Aparat dari Satuan Lalu Lintas Polres Tanjungbalai segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi pun dipasang guna mengamankan area sekitar.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Saat kejadian, halte dilaporkan dalam kondisi tidak terlalu ramai penumpang. Meski demikian, satu orang disebut mengalami luka ringan akibat serpihan material bangunan. Korban langsung mendapatkan pertolongan dari warga sekitar sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Kondisi korban dilaporkan stabil dan tidak dalam keadaan mengkhawatirkan.
Truk Mitsubishi Fuso tersebut mengalami kerusakan pada bagian depan akibat benturan keras. Kaca depan pecah dan bodi kendaraan ringsek di sisi kanan. Sementara itu, struktur halte mengalami kerusakan pada tiang penyangga dan atap. Petugas kemudian mengevakuasi kendaraan menggunakan mobil derek untuk menghindari kemacetan panjang. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam.
Pihak kepolisian menyatakan pengemudi truk telah diamankan untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan awal dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga memeriksa kondisi kendaraan, termasuk sistem pengereman dan kelayakan teknis lainnya. Selain itu, tes kesehatan terhadap pengemudi turut dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar penentuan langkah hukum selanjutnya.
Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik setelah truk menabrak halte. Dalam rekaman tersebut, terlihat warga berhamburan mendekati lokasi untuk memberikan pertolongan. Suara benturan keras terdengar jelas dalam video yang berdurasi singkat itu. Penyebaran video tersebut memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang meminta aparat segera mengusut tuntas penyebab kejadian.
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan berat. Truk dengan muatan besar memiliki risiko lebih tinggi apabila terjadi kegagalan sistem pengereman atau kelalaian pengemudi. Oleh karena itu, pengecekan rutin terhadap kondisi kendaraan menjadi hal mutlak yang harus dilakukan. Selain itu, kepatuhan terhadap batas kecepatan juga menjadi faktor utama pencegahan kecelakaan. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas bersama.
Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui instansi terkait menyatakan akan segera memperbaiki fasilitas halte yang rusak. Halte tersebut merupakan salah satu sarana umum yang digunakan masyarakat untuk menunggu angkutan. Kerusakan fasilitas publik akibat kecelakaan tentu menimbulkan kerugian materiil. Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait proses penanganan lebih lanjut. Upaya perbaikan diharapkan dapat dilakukan secepatnya agar pelayanan publik tetap berjalan normal.
Kecamatan Datuk Bandar sendiri merupakan kawasan dengan tingkat mobilitas yang cukup tinggi di Kota Tanjungbalai. Aktivitas perdagangan dan jasa membuat lalu lintas di kawasan ini relatif padat setiap hari. Kondisi tersebut menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap pengendara. Insiden seperti ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pengguna jalan. Disiplin berlalu lintas harus terus ditingkatkan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Meski video telah beredar luas, proses penyelidikan tetap memerlukan waktu dan ketelitian. Aparat memastikan akan menyampaikan hasil penyelidikan secara transparan kepada publik. Kejelasan informasi penting untuk menghindari spekulasi yang dapat menyesatkan. Masyarakat diminta menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Dalam konteks hukum, apabila ditemukan unsur kelalaian yang menyebabkan kerugian, pengemudi dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penanganan perkara kecelakaan lalu lintas mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Namun, penetapan status hukum tetap menunggu hasil penyelidikan lengkap. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan dalam setiap proses hukum. Hal ini penting untuk menjamin keadilan bagi semua pihak.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian warga sekitar yang berharap adanya peningkatan pengawasan kendaraan berat. Beberapa warga mengusulkan agar dilakukan pembatasan jam operasional truk di kawasan padat aktivitas. Usulan tersebut dinilai dapat meminimalkan potensi kecelakaan serupa. Namun, kebijakan tersebut tentu memerlukan kajian komprehensif dari pemerintah daerah. Semua pihak diharapkan dapat duduk bersama mencari solusi terbaik.
Hingga berita ini disusun, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman telah kembali normal. Sisa puing halte yang rusak telah dibersihkan oleh petugas kebersihan. Polisi masih melanjutkan proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengemudi. Hasil investigasi resmi akan diumumkan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai. Publik diharapkan tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus kepada aparat berwenang.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pengendara wajib memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum beroperasi. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. Pemerintah, aparat, dan masyarakat perlu terus bersinergi menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Dengan demikian, risiko kecelakaan serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
