
PEMPROV SUMUT – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi melantik tiga pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan birokrasi di lingkungan Pemprov Sumut guna mengisi sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya mengalami kekosongan. Prosesi pelantikan ini turut menjadi momentum penting bagi ketiga pejabat yang mendapatkan kepercayaan untuk mengemban tanggung jawab baru di posisi masing-masing. Penataan jabatan eselon II semacam ini dinilai penting untuk memastikan roda pemerintahan di tingkat provinsi dapat berjalan secara optimal. Melalui pelantikan ini, diharapkan berbagai program kerja di masing-masing dinas maupun biro dapat segera berjalan dengan kepemimpinan yang baru.
Prosesi pelantikan tersebut digelar di Aula Tengku Rizal Nurdin yang berlokasi di Kompleks Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, sebuah tempat yang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan resmi kepemerintahan. Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, yang mendampingi Bobby Nasution dalam memimpin jalannya prosesi tersebut. Kehadiran Wagubsu dalam acara ini menunjukkan sinergi yang terjalin antara Gubernur dan Wakil Gubernur dalam mengelola berbagai kebijakan strategis di lingkungan Pemprov Sumut. Suasana pelantikan berlangsung dengan tertib mengikuti tata cara protokoler yang telah ditetapkan dalam agenda resmi pemerintahan. Pelantikan ini menjadi salah satu agenda penting yang dilaksanakan pada hari Jumat, 18 September 2026.
Dalam sambutannya saat memimpin prosesi pelantikan, Bobby Nasution menyampaikan pernyataan resmi yang menandai sahnya pengangkatan ketiga pejabat tersebut dalam jabatan baru mereka. “Saya Gubernur Sumatera Utara dengan ini secara resmi melantik saudara-saudari sebagai jabatan baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” kata Bobby dalam prosesi pelantikan tersebut. Pernyataan resmi ini menjadi penanda dimulainya masa tugas baru bagi ketiga pejabat eselon II yang telah melalui proses seleksi dan pertimbangan sebelumnya. Bobby menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penguatan struktur birokrasi guna mendukung pelaksanaan program pembangunan di Sumatera Utara. Momen pelantikan ini turut menjadi pengingat bagi para pejabat baru mengenai tanggung jawab besar yang harus mereka emban ke depannya.
Salah satu pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut adalah Terang Dewi Susantri Ujung, yang resmi menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara. Sebelum menduduki jabatan barunya ini, Terang sebelumnya tercatat menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Utara dalam kurun waktu tertentu. Perpindahan jabatan ini menunjukkan adanya rotasi kepemimpinan di lingkungan Pemprov Sumut yang dilakukan guna menyegarkan tata kelola di berbagai sektor pemerintahan. Penempatan Terang di posisi barunya ini diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam pengembangan sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Sumatera Utara. Pengalamannya di bidang pendidikan sebelumnya diharapkan dapat menjadi bekal tambahan dalam menjalankan tugas barunya tersebut.
Pejabat kedua yang dilantik dalam prosesi tersebut adalah Evan Botung Daulay, yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian di Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Sebelum menempati posisi barunya, Evan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumatera Utara dengan berbagai pengalaman di bidang pengelolaan keuangan daerah. Penempatan Evan pada posisi Kepala Biro Perekonomian ini dinilai sejalan dengan latar belakang pengalamannya yang cukup kuat di bidang pengelolaan anggaran dan keuangan. Jabatan barunya ini menuntut Evan untuk berperan aktif dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi strategis di tingkat provinsi. Harapan besar disematkan kepada Evan agar mampu mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi daerah melalui kebijakan yang dirumuskan dari Biro Perekonomian.
Pejabat ketiga yang turut dilantik dalam kesempatan tersebut adalah Rudi Hadian Siregar, yang kini menempati posisi sebagai Kepala Biro Umum di Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Sebelum menjabat pada posisi barunya, Rudi sebelumnya bertugas sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara dengan berbagai tanggung jawab terkait pengelolaan pendapatan daerah. Penempatan Rudi pada jabatan Kepala Biro Umum ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung kelancaran administrasi dan operasional Sekretariat Daerah. Pengalaman Rudi di bidang pendapatan daerah dinilai menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas barunya yang berkaitan dengan tata kelola administrasi umum. Ketiga pejabat yang dilantik ini diharapkan dapat segera beradaptasi dengan tanggung jawab baru di posisi masing-masing.
Dengan dilantiknya ketiga pejabat eselon II tersebut, proses penataan birokrasi di lingkungan Pemprov Sumatera Utara dinilai mengalami kemajuan yang cukup signifikan dalam mengisi berbagai posisi strategis yang sempat kosong. Pelantikan ini turut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Gubernur Bobby Nasution dalam memastikan seluruh struktur organisasi pemerintahan dapat berjalan dengan optimal. Proses pengisian jabatan eselon II semacam ini umumnya melalui berbagai tahapan seleksi dan pertimbangan matang sebelum akhirnya ditetapkan melalui prosesi pelantikan resmi. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemprov Sumut dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan meski terjadi pergantian maupun rotasi pejabat di berbagai posisi. Ke depan, para pejabat yang baru dilantik ini diharapkan dapat segera menunjukkan kinerja terbaiknya dalam mengemban amanah yang telah diberikan.
Meski demikian, pelantikan tiga pejabat eselon II ini belum sepenuhnya mengisi seluruh kekosongan jabatan strategis yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan catatan yang ada, masih terdapat dua jabatan eselon II lainnya yang hingga saat ini belum terisi dan menunggu proses pelantikan selanjutnya. Kekosongan jabatan tersebut tentunya perlu segera ditindaklanjuti agar tidak berdampak pada kelancaran pelaksanaan program kerja di masing-masing instansi terkait. Proses pengisian jabatan yang masih kosong ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan tahapan seleksi yang tengah dipersiapkan oleh Pemprov Sumut. Kejelasan mengenai jadwal pelantikan lanjutan ini tentunya dinantikan oleh berbagai pihak yang berkepentingan dengan kelancaran roda pemerintahan di Sumatera Utara.
Dua jabatan eselon II yang hingga kini masih kosong tersebut adalah posisi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Disdukcapil PMD). Kedua dinas ini memiliki peran yang cukup vital dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air serta pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Kekosongan pada kedua posisi strategis ini tentunya perlu mendapat perhatian khusus mengingat cakupan tugas yang cukup luas dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat secara umum. Pengisian jabatan pada kedua dinas tersebut diharapkan dapat segera dilakukan agar pelaksanaan program kerja di masing-masing sektor tidak mengalami hambatan yang berarti. Publik pun menantikan langkah selanjutnya dari Gubernur Bobby Nasution dalam melengkapi struktur kepemimpinan di lingkungan Pemprov Sumut.
Dengan rangkaian pelantikan yang telah dilaksanakan ini, diharapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat terus memperkuat tata kelola birokrasi guna mendukung berbagai program pembangunan di seluruh sektor. Penempatan pejabat yang tepat pada posisi strategis dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan berbagai kebijakan pemerintahan secara efektif dan efisien. Ke depan, proses pengisian dua jabatan eselon II yang masih kosong diharapkan dapat segera dituntaskan guna melengkapi struktur kepemimpinan di lingkungan Pemprov Sumut. Komitmen Gubernur Bobby Nasution dalam menata birokrasi ini diharapkan dapat terus berlanjut demi terciptanya pemerintahan yang solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan kepemimpinan yang lengkap di seluruh sektor, diharapkan berbagai program pembangunan di Sumatera Utara dapat berjalan lebih optimal ke depannya.
