
Medan — Kunjungan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi mitra Gojek di Kota Medan, Selasa (28/7/2026), menghadirkan momen yang tak terduga. Di tengah peninjauannya, Bobby menyaksikan sebuah pemandangan yang cukup menyentuh dan langsung menarik perhatiannya.
Kunjungan yang semula berfokus pada peninjauan layanan kesehatan gratis bagi para mitra pengemudi ojek daring tersebut, pada akhirnya melahirkan sebuah gagasan baru yang menyentuh sisi kesejahteraan sosial para pekerja, khususnya bagi kalangan ibu yang menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh anak.
Saat meninjau langsung lokasi pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis, Bobby melihat seorang ibu yang berprofesi sebagai mitra pengemudi Gojek tetap menjalankan aktivitas pekerjaannya sambil menggendong anaknya yang masih kecil. Pemandangan tersebut sontak menarik perhatian Gubernur Sumatera Utara itu, mengingat tidak semua pekerjaan memungkinkan seorang ibu untuk tetap membawa serta anaknya selama bekerja.
Sosok ibu yang harus membagi perhatian antara mencari nafkah dan mengasuh anak secara bersamaan itu rupanya meninggalkan kesan mendalam bagi Bobby. Momen sederhana namun sarat makna tersebut kemudian mendorongnya untuk memikirkan solusi konkret agar para ibu pekerja, khususnya mitra pengemudi ojek daring, dapat menjalankan pekerjaannya dengan lebih tenang tanpa harus mengorbankan pengawasan terhadap anak mereka.
Tanpa berlama-lama, Bobby langsung mengusulkan sebuah gagasan konkret, yakni agar ke depan pihak Gojek dapat menyediakan fasilitas tempat penitipan anak atau daycare khusus bagi para mitra pengemudi yang memiliki anak balita. Usulan ini disampaikan sebagai respons langsung atas pemandangan yang ia saksikan di lapangan.
Menurut Bobby, keberadaan fasilitas daycare tersebut akan sangat membantu meringankan beban para ibu yang harus bekerja demi menghidupi keluarga mereka. Dengan adanya tempat penitipan anak yang memadai, para ibu mitra pengemudi tidak lagi perlu membawa serta anak mereka saat harus menjalankan aktivitas mencari penumpang maupun mengantar pesanan di jalanan, yang tentu memiliki risiko tersendiri bagi keselamatan anak.
Gagasan yang disampaikan Bobby ini mendapat perhatian karena dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan para pekerja, khususnya kalangan ibu-ibu yang menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh anak dalam waktu bersamaan. Kondisi semacam ini kerap dihadapi banyak pekerja perempuan di sektor informal, termasuk mitra pengemudi ojek daring, yang tidak memiliki banyak pilihan selain membawa anak mereka bekerja demi memastikan anak tetap dalam pengawasan.
Dengan adanya usulan fasilitas daycare ini, diharapkan ke depannya para ibu mitra pengemudi dapat lebih fokus menjalankan pekerjaan mereka tanpa harus khawatir akan keselamatan dan kenyamanan anak yang ditinggalkan, karena telah tersedia tempat penitipan yang dapat dipercaya selama jam kerja berlangsung.
Kunjungan Gubernur Bobby Nasution yang awalnya ditujukan untuk meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis bagi mitra Gojek di Kota Medan ini pada akhirnya membuka ruang bagi lahirnya gagasan baru terkait kesejahteraan sosial para pekerja. Peristiwa sederhana yang ia saksikan langsung di lapangan menjadi bukti bahwa kebijakan-kebijakan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat kerap kali lahir dari momen-momen tak terduga saat pemimpin turun langsung berinteraksi dengan warganya.
Usulan penyediaan fasilitas daycare bagi mitra pengemudi ini pun diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak Gojek maupun perusahaan penyedia jasa transportasi daring lainnya, sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan mitra pengemudi perempuan yang selama ini turut berkontribusi besar dalam menggerakkan roda perekonomian, khususnya di sektor transportasi berbasis aplikasi.
